Detail

MONITORING DAN EVALUASI

monitoring-dan-evaluasi.png

 

MONITORING DAN EVALUASI

 

Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2015 tentang Sekretariat Kabinet dan Peraturan Sekretaris Kabinet Nomor 4 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Kabinet mengamanatkan kepada Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet untuk menyelenggarakan fungsi pembinaan Jabatan Fungsional Penerjemah (JFP).

 

Untuk meningkatkan kemampuan para Pejabat Fungsional Penerjemah (PFP) secara profesional sesuai kompetensi jabatan, dilakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Jabatan Fungsional Penerjemah yang juga dimaksudkan untuk melihat sejauh mana pembinaan yang telah dilakukan baik oleh instansi pengguna PFP maupun oleh Badan Kepegawaian Daerah terhadap para PFP dalam pelaksanaan berbagai tugas dan fungsi mereka.

 

Para PFP di berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah mengemban tugas pokok melakukan penerjemahan tulis dan lisan guna mendukung kinerja instansi dan pimpinannya. Namun, terdapat PFP yang masih belum ditempatkan sesuai dengan jabatannya yaitu sebagai penerjemah, sehingga sebagian dari PFP di daerah merasa kesulitan dalam pengumpulan angka kredit yang merupakan syarat mutlak untuk kenaikan pangkat PFP.

 

Menyikapi kondisi tersebut, Asisten Deputi Bidang Naskah dan Terjemahan perlu menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Jabatan Fungsional Penerjemah dalam rangka pembinaan para PFP di berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah.

 

Penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Jabatan Fungsional Penerjemah ini bertujuan untuk:

a.            Mendorong Badan Kepegawaian Daerah dan instansi terkait untuk memfasilitasi PNS yang melaksanakan tugas penerjemahan agar dapat diangkat ke dalam Jabatan Fungsional Penerjemah melalui mekanisme pengangkatan pertama, perpindahan dari jabatan lain, maupun inpassing dan kepada para PFP agar ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan jabatannya yaitu sebagai penerjemah;

b.            Menyampaikan bimbingan pengelolaan/pelaksanaan JFP di daerah agar BKD dan instansi pengguna Penerjemah dapat memberikan pembinaan dan pengembangan karier bagi para Penerjemah;

c.            Menyosialisasikan pelaksanaan tugas dan fungsi Tim Penilai dan Sekretariat Tim Penilai JFP kepada pengelola kepegawaian pada instansi pengguna JFP (SKPD).

Dengan dilaksanakannya kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan PFP pada setiap instansi di pusat dan daerah mendapatkan pembinaan karier yang baik dari instansi tempat mereka bekerja ataupun dari Badan Kepegawaian Daerah.

Share this Post: