Penutupan Bimtek Penerjemahan Lisan

Oleh : Syarif Hidayatullah, S.S., MALLC. • 2016-11-26 20:32:43

Bimbingan Teknis Penerjemahan Lisan resmi ditutup

Sekretariat Kabinet, selaku Instansi Pembina Jabatan Fungsional Penerjemah, telah berhasil menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Penerjemahan Lisan selama hampir 1 minggu di Bogor. Setelah dibuka oleh Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet pada tanggal 21 November 2016, maka Bimbingan Teknis ditutup secara resmi oleh Asisten Deputi Bidang Naskah dan Terjemahan pada tanggal 26 November 2016.

Bimbingan Teknis telah diikuti oleh 20 orang Pejabat Fungsional Penerjemah, yang berasal dari 9 instansi pemerintah pusat dan daerah. Mereka datang dari 6 provinsi di Indonesia, yaitu Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Selatan. Selama Bimbingan Teknis, para peserta mengikuti proses pembelajaran dan tinggal di Hotel Grand Savero, Bogor.

Peserta Bimbingan Teknis memperoleh materi tentang berbicara di hadapan publik, mencatat pesan dengan kata kunci dan simbol, penerjemahan lisan konsekutif, penerjemahan lisan simultan atas teks tertulis, dan penerjemahan lisan simultan dengan interpreter booth. Setelah mengikuti Bimbingan Teknis, peserta diharapkan dapat terus mengembangkan kompetensi penerjemahan lisan mereka sehingga dapat menjadi penerjemah lisan yang dapat diandalkan oleh instansi masing-masing.

Dalam sambutan penutupan, Asisten Deputi Bidang Naskah dan Terjemahan menyampaikan penghargaan tinggi kepada para pengajar yang sangat berkompeten di bidang penerjemahan lisan, yaitu Inanti P. Diran dan W. Kukuh Sanyoto dari Lembaga Bahasa Internasional Universitas Indonesia.

Sejak menjadi Instansi Pembina, Sekretariat Kabinet telah menyelenggarakan berbagai kegiatan peningkatan kompetensi Pejabat Fungsional Penerjemah, seperti diklat teknis dan bimbingan teknis di berbagai kota di Indonesia. Kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Penerjemahan Lisan ini sendiri merupakan tahap lanjutan dari Bimbingan Teknis serupa yang diselenggarakan sebelumnya di Surabaya dan Bogor pada tahun 2015.

Memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN mulai tahun 2016 ini, Sekretariat Kabinet mengharapkan berbagai kegiatan Jabatan Fungsional Penerjemah ini dapat membantu menyiapkan para Pejabat Fungsional Penerjemah dalam menghadapi tantangan penerjemahan, termasuk penerjemahan lisan, pada instansi pemerintah pusat dan daerah di seluruh Indonesia.

Siapa Penerjemah

Penerjemah adalah PNS yang diberikan tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan penerjemahan tulis maupun lisan, penyusunan naskah bahan penerjemahan, serta pengalihaksaraan dan penerjemahan teks naskah kuno/arsip kuno/prasasti dalam lingkungan instansi pemerintah pusat dan daerah.

Instansi Pembina

Jabatan Fungsional Penerjemah

Asisten Deputi Naskah dan Terjemahan
Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet
Sekretariat Kabinet
Republik Indonesia

Alamat : Gedung 3 Lantai Basement
Jl. Veteran No. 18 Jakarta Pusat 10110
CP : Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Jabatan Fungsional Penerjemah:
Conakry Marsono
Indriawaty
Syarif Hidayatullah
Nurmeilawati, S.S., M.M.
Telephone : +6221-3864816
FAX : +6221-3864816
E-mail : jf_penerjemah@setkab.go.id