DIKLAT TEKNIS PENERJEMAHAN NASKAH HUKUM PEMERINTAHAN ANGKATAN II TAHUN 2018 RESMI DITUTUP

Oleh : Syarif Hidayatullah, S.S., MALLC. • 2018-07-20 22:11:47

                               

 

 

Diklat Teknis Penerjemahan Naskah Hukum Pemerintahan Angkatan II Tahun 2018ditutup secara resmi oleh Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet, Sekretariat Kabinet pada Kamis, 19 Juli 2018. Diklat berlangsung di Badan Diklat Kejaksaan R.I., Kampus B, Ceger, Jakarta Timur, dan diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari 13 (tiga belas) instansi pemerintah, yaitu 10 (sepuluh) instansi pemerintah pusat, dan 3 (tiga) instansi pemerintah daerah.

Dalam laporan penyelenggaraan Diklat Teknis, Asisten Deputi Bidang Naskah dan Terjemahan menyampaikan bahwa Diklat ini mengangkat tema “Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Pejabat Fungsional Penerjemah dalam Menerjemahkan Naskah-naskah Hukum Pemerintahan”. Disampaikan tema ini kiranya sejalan dengan harapan Sekretariat Kabinet, sebagai Instansi Pembina Jabatan Fungsional Penerjemah, untuk dapat turut membentuk Pejabat Fungsional Penerjemah yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk menjadi penerjemah pemerintah yang profesional, berdedikasi tinggi, dan berbakti bagi bangsa dan negara, termasuk dalam penerjemahan naskah di bidang hukum pemerintahan.

Untuk itu, para peserta telah mendapatkan materi selama 62 Jam Pelajaran, yang disampaikan para narasumber yang sangat berkompeten di bidang penerjemahan naskah hukum pemerintahan. Pembelajaran ini disampaikan dengan menggunakan pengantar bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dan meliputi materi seperti tata bahasa dan terminologi hukum bahasa Inggris, latihan penerjemahan berbagai jenis naskah hukum, seperti Undang-undang, Keputusan Presiden, Peraturan Menteri, Perjanjian, dan Memorandum Saling Pengertian.

Agar peserta dapat memperluas kosa kata mereka, maka peserta telah dilatih penerjemahan naskah hukum di bidang seperti pertahanan dan keamanan; perdagangan dan penanaman modal; pertambangan dan lingkungan hidup; jaminan sosial dan kepariwisataan; serta hak asasi manusia. Mengingat peserta nantinya akan mengerjakan penerjemahan secara mandiri di instansi masing-masing, maka peserta juga dilatih melakukan riset terminologi guna menyusun glosarium terminologi terkait naskah hukum yang diterjemahkan.

Dalamdiklat tersebutpara peserta diklat teknis jugatelah berhasil menyusun glosarium padanan istilah hukum dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yang merupakan kumpulan materi selama berlangsungnya diklat teknis ini. Glosarium ini kiranya merupakan capaian Angkatan II, yang akan berguna bagi mereka sendiri maupun bagi Pejabat Fungsional Penerjemah lainnya. 

Peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai penggunaan piranti lunak untuk membantu proses penerjemahan, atau Computer-Assisted Translation/CAT tool. Piranti ini mampu memberikan usulan terjemahan berdasarkan hasil terjemahan sebelumnya yang disimpan dalam memorinya, dan berdasarkan glosarium serta kamus yang telah dimasukkan dalam memorinya.

Dalam sambutan penutupannya, Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet menyampaikan rasa senang bahwa Diklat Teknis Penerjemahan Naskah Hukum Pemerintahan, yang untuk kedua kalinya diselenggarakan Sekretariat Kabinet, telah dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Untuk itu, beliau mengucapkan selamat kepada seluruh 20 peserta Diklat Teknis yang telah selesai mengikuti dengan baik semua proses pembelajaran sejak tanggal 10 s.d. 19 Juli 2018.

Beliau juga memberikan apresiasi tinggi kepada para narasumber atas waktu dan upaya yang telah diluangkan untuk berbagi pengetahuan dan pengalamannya di bidang penerjemahan naskah hukum. Sejalan dengan itu, beliau juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, atas kerja sama baiknya dalam mendukung terselenggaranya diklat teknis ini di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Kampus B, Ceger, Jakarta Timur.

Acara penutupan diklat teknis tersebut dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Sekretariat Kabinet, antara lain: Asisten Deputi Bidang Naskah dan Terjemahan; perwakilan Asisten Deputi Bidang Humas dan Protokol; Biro SDM, Organisasi, dan Tata Laksana; serta wakil Biro Umum, Sekretariat Kabinet. Hadir pula para pejabat di lingkungan Kejaksaan RI, antara lain: Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Bapak Abdul Kadirun, S.H., M.H.; Kepala Pusat Manajemen dan Kepemimpinan Kejaksaan RI, Bapak Amran, S.H., M.H.; serta para widyaiswara di lingkungan Badan Diklat Kejaksaan RI.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama.

Siapa Penerjemah

Penerjemah adalah PNS yang diberikan tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan penerjemahan tulis maupun lisan, penyusunan naskah bahan penerjemahan, serta pengalihaksaraan dan penerjemahan teks naskah kuno/arsip kuno/prasasti dalam lingkungan instansi pemerintah pusat dan daerah.

Instansi Pembina

Jabatan Fungsional Penerjemah

Asisten Deputi Naskah dan Terjemahan
Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet
Sekretariat Kabinet
Republik Indonesia

Alamat : Gedung 3 Lantai Basement
Jl. Veteran No. 18 Jakarta Pusat 10110
CP : Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Jabatan Fungsional Penerjemah:
Conakry Marsono
Indriawaty
Syarif Hidayatullah
Nurmeilawati, S.S., M.M.
Telephone : +6221-3864816
FAX : +6221-3864816
E-mail : [email protected]