Sosialisasi Jabatan Fungsional Penerjemah, Jakarta, 26 November 2018

Oleh : Syarif Hidayatullah, S.S., MALLC. • 2018-11-27 16:51:35

  

Sekretariat Kabinet (Setkab), selaku Instansi Pembina Jabatan Fungsional Penerjemah (JFP), telah menyelenggarakan SosialisasiJabatan Fungsional Penerjemah di Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada tanggal 26 November 2018. Sosialisasi JFP yang dibuka Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet (DKK), Yuli Harsono, menghadirkan dua orang narasumber masing-masing dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sosialisasi diikuti 80 perwakilan unit kepegawaian dari Kementerian dan Lembaga Pemerintah tingkat Pusat di Jakarta.

Dalam sambutan pembukaan, Deputi DKK menekankan pentingnya peran JFP dalam mendukung kinerja penerjemahan Instansi Pemerintah Pusat, seperti untuk peraturan perundang-undangan, situs web resmi, dan materi program Pemerintah  seperti untuk peringkat Ease of Doing Business dan 10 Destinasi Prioritas Pariwisata. Namun demikian, dicatat bahwa baru terdapat 13 Kementerian yang telah memiliki Pejabat Fungsional Penerjemah (PFP).

Untuk itu, Deputi DKK mengharapkan agar kementerian yang belum memiliki PFP dapat segera melakukan pengangkatan PFP melalui pengangkatan pertama kali, perpindahan, dan penyesuaian/inpassing. Sehubungan dengan itu, ditekankan agar masa inpassing hingga 6 April 2021 dapat dimanfaatkan dengan maksimal. Dalam kaitan itu, segenap Kementerian dan Lembaga Pemerintah diharapkan dapat segera menyusun kebutuhan formasi PFP secara nasional.

Asisten Deputi Bidang Naskah dan Terjemahan (Asdep Naster) Setkab, Eko Harnowo, kemudian memandu diskusi panel dengan narasumber Deputi DKK; Asdep Standardisasi Jabatan dan Pengembangan Karir, Kementerian PAN RB, Aba Subagja; dan Direktur ASN Badan Kepegawaian Negara, Herman.

Asdep Standardisasi, antara lain, menyampaikan bahwa jabatan fungsional adalah jabatan kunci bagi Instansi Pemerintah, termasuk untuk Pegawai Negeri Sipil di TNI dan Polri. Ditekankan bahwa JFP sangat penting dan spesifik sehingga memerlukan kompetensi yang sesuai, desain organisasi yang benar, dan kebutuhan formasi. Untuk formasi JFP, instansi agar menyusun kebutuhan formasi JFP berdasarkan pedoman dari Instansi Pembina, lalu menyampaikan kepada Instansi Pembina untuk mendapatkan rekomendasi, instansi kemudian menyampaikan rekomendasi ke Kementerian PAN&RB, berdasarkan Analisis Beban Kerja yang ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian masing-masing instansi, akhirnya Kementerian PAN&RB akan memberikan formasi JFP.

Sedangkan Direktur ASN BKN, antara lain, menyampaikan bahwa pola karier PNS dapat horizontal (dari jabatan struktural ke fungsional atau sebaliknya), vertikal (kenaikan jabatan di dalam jabatan struktural atau fungsional), dan diagonal (dari jabatan struktural ke fungsional dan kembali ke struktural atau sebalinya). Agar JFP dapat berkembang, disampaikan agar dilakukan inventarisasi posisi di mana JFP dapat berada, agar fungsi JFP sesuai dengan fungsi dan program pada unit terkait, agar PFP dikembangkan kariernya setelah diangkat sebagai PFP.

Dalam sesi tanya jawab, kedua narasumber antara lain menyampaikan bahwa mengingat pentingnya fungsi penerjemahan maka Kementerian dan Lembaga Pemerintah, termasuk TNI dan Polri, agar segera menyusun kebutuhan formasi JFP, bahwa Kementerian PAN&RB, BKN, dan Instansi Pembina agar melakukan harmonisasi peraturan sesuai peraturan baru seperti Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah No. 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Sosialisasi JFP ditutup penegasan Deputi DKK bahwa Sekretariat Kabinet siap mendukung pengembangan JFP pada Kementerian dan Lembaga Pemerintah, termasuk terkait mekanisme perhitungan formasi JFP pada Kementerian dan Lembaga Pemerintah.

Siapa Penerjemah

Penerjemah adalah PNS yang diberikan tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk melaksanakan kegiatan penerjemahan tulis maupun lisan, penyusunan naskah bahan penerjemahan, serta pengalihaksaraan dan penerjemahan teks naskah kuno/arsip kuno/prasasti dalam lingkungan instansi pemerintah pusat dan daerah.

Instansi Pembina

Jabatan Fungsional Penerjemah

Asisten Deputi Naskah dan Terjemahan
Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet
Sekretariat Kabinet
Republik Indonesia

Alamat : Gedung 3 Lantai Basement
Jl. Veteran No. 18 Jakarta Pusat 10110
CP : Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Jabatan Fungsional Penerjemah:
Conakry Marsono
Indriawaty
Syarif Hidayatullah
Nurmeilawati, S.S., M.M.
Telephone : +6221-3864816
FAX : +6221-3864816
E-mail : [email protected]