17 Desember 2021

Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) oleh Pusat Pembinaan Penerjemah (Pusbinter) ke Balai Bahasa Jawa Barat (BBJB) pada awal November lalu, memberikan kesan yang sangat positif bagi Penerjemah di BBJB. Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungan balasan Penerjemah BBJB ke Pusbinter pada Selasa, 14 Desember 2021, untuk berdiskusi tentang penilaian angka kredit dan pengisian SKP. Pelaksana kunjungan dari BBJB adalah Ibu Desi Natalia, Penerjemah Ahli Muda dan tiga orang Penerjemah ahli Muda lain serta satu orang Penyusun Anggaran.

Kunjungan Penerjemah BBJB diterima langsung oleh Kepala Pusbinter Ibu Sri Wahyu Utami beserta jajarannya. Kapusbinter menyampaikan sangat diperlukan partisipasi aktif Penerjemah dalam penilaian angka kredit, diklat, uji kompetensi dan dalam berbagai kegiatan pembinaan dan pengembangan karier Penerjemah. Keikutsertaan dalam berbagai kegiatan tersebut akan meningkatkan kompetensi Penerjemah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya di instansi masing-masing.

Pada kesempatan sebelumnya, Penerjemah BBJB telah mengikuti bimbingan teknis daring terkait penilaian angka kredit dan pengisian SKP yang diselenggarakan oleh Pusbinter. Namun demikian, mengingat berbagai peraturan terkini tentang penilaian kinerja PNS, maka penjelasan lebih mendalam mengenai mekanisme dan tata cara penyusunan dan penilaian SKP tetap dinilai perlu. 

Diskusi berlangsung dengan hangat dan telah disampaikan pula berbagai rencana program kegiatan tahun 2022 yang akan dapat diikuti oleh para Penerjemah. Oleh karena itu, sangat diharapkan peran aktif Penerjemah BBJB dan Penerjemah lainnya dalam berbagai program pembinaan JFP. 







Goverment Public Relations (GPR)