PUSBINTER SELENGGARAKAN DIKLAT TEKNIS PEMBEKALAN UJI KEMAHIRAN BAHASA INGGRIS TAHUN 2021



PUSBINTER SELENGGARAKAN DIKLAT TEKNIS PEMBEKALAN UJI KEMAHIRAN BAHASA INGGRIS TAHUN 2021
Diklat Teknis Pembekalan Uji Kemahiran Bahasa Inggris Tahun 2021
15 Oktober 2021

Pusat Pembinaan Penerjemah Sekretariat Kabinet menyelenggarakan Diklat Teknis Pembekalan Uji Kemahiran Bahasa Inggris 2021 bekerja sama dengan Lembaga Bahasa Internasional (LBI) UI. Diikuti 143 peserta dari berbagai instansi pusat dan daerah berlangsung secara virtual, tanggal 13 s.d 15 Oktober 2021. 

Penyelenggaraan diklat teknis pembekalan uji kemahiran Bahasa Inggris Tahun 2021 bertujuan untuk menyiapkan penerjemah dalam menghadapi English Proficiency Test (EPT) yang akan diselenggarakan pada tanggal 21, 22, dan 25 Oktober 2021, ujar Deputi Bidang Administrasi (Depmin) Setkab Farid Utomo yang diwakili oleh Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah (Pusbinter) Sri Wahyu Utami, saat membuka Diklat Teknis, Rabu (13/10/2021). 

Depmin menambahkan, penyelenggaraan EPT untuk memetakan tingkat kemahiran berbahasa Inggris Penerjemah dalam rangka penyusunan program pembinaan peningkatan kompetensi penerjemah sehingga diharapkan dapat menghasilkan terjemahan yang selalu terjaga kualitasnya. 

Selaku Instansi Pembina Jabatan Fungsional Penerjemah, Sekretariat Kabinet mempunyai kewajiban untuk meningkatkan kompetensi penerjemah, baik kompetensi penguasaan bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa asing selain Inggris, dan bahasa daerah sesuai penguasaan bahasa masing-masing penerjemah

Di tahun-tahun mendatang, Sekretariat Kabinet akan melanjutkan penyelenggaraan pelatihan dalam rangka penguatan kemampuan bahasa Inggris, bahasa asing selain Inggris, dan bahasa daerah, dan akan menyelenggarakan Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) bagi semua penerjemah dan tes bahasa asing lainnya sesuai dengan penguasaan bahasa masing-masing penerjemah.

Semua kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Sekretariat Kabinet bertujuan membentuk Penerjemah yang mempunyai pemahaman yang komprehensif mengenai bahasa sumber dan bahasa sasaran. Alhasil tugas penerjemah adalah untuk menciptakan kondisi dimana penulis bahasa sumber dan pembaca bahasa target dapat berinteraksi satu sama lain dapat diwujudkan dengan baik.

Di akhir sambutannya, Depmin berharap Diklat Teknis Pembekalan Uji Kemahiran Bahasa Inggris Tahun 2021 dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga penerjemah mendapatkan hasil yang yang baik pada kegiatan English Proficiency Test (EPT) yang akan diselenggarakan minggu depan.

Narasumber pada hari pertama adalah Bapak Paul Mahesa yang menyampaikan materi dan praktik listening comprehension.







Goverment Public Relations (GPR)