Sosialisasi Sistem Informasi Web dan Aplikasi E-JFP (Jabatan Fungsional Penerjemah) Secara Daring Tanggal 30 November 2020



Sosialisasi Sistem Informasi Web dan Aplikasi E-JFP   (Jabatan Fungsional Penerjemah) Secara Daring Tanggal 30 November 2020
Sosialisasi Sistem Informasi Web dan Aplikasi E-JFP (Jabatan Fungsional Penerjemah) Secara Daring Tanggal 30 November 2020
30 Nopember 2020

Pusat Pembinaan Penerjemah, Sekretariat Kabinet kembali melaksanakan kegiatan untuk Penerjemah Fungsional Penerjemah (PFP), yaitu Sosialisasi Sistem Informasi Web dan Aplikasi E-JFP, tanggal 30 November 2020, diikuti 105 Pejabat Fungsional Penerjemah (PFP) dari seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah, Sri Wahyu Utami.

Kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Web dan Aplikasi E-JFP Tahun 2020 bertujuan menjadi salah satu media komunikasi antar PFP dengan Instansi Pembina JFP dan sebagai sarana penyebaran informasi terkini mengenai Jabatan Fungsional Penerjemah dengan menyediakan data yang dapat diakses oleh PFP, Instansi Pengguna JFP, dan masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Narasumber kegiatan adalah pejabat dan pegawai di lingkungan Kedeputian Bidang Administrasi, Sektretariat Kabinet antara lain, Sri Wahyu Utami, Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah; Indriawaty, Kepala Bidang Program dan Pengembangan Pusbinter; Ina Kurniawati, Kepala Bagian TU Pusbinter, Harli Yudha H, Kepala Subbidang Penilaian Kinerja pada Bidang Evaluasi dan Kompetensi , serta Yoga Prakoso N.,  Analis SDM Aparatur pada Subbidang Pendidikan dan Pelatihan.

Aplikasi JFP diharapkan dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh pelaksana pembinaan JFP maupun oleh para PFP untuk menunjang upaya pembinaan JFP dan pengembangan karier PFP. Demikian, kata sambutan pembukaan, Deputi Bidang Administrasi yang dibacakan oleh Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah.

Pada sesi kedua, Indriawaty, memberikan materi Pengembangan Situs Web dan Aplikasi JFP untuk mendukung Pembinaan JFP, yang menjelaskan tujuan pembangunan situs web dan aplikasi EJFP yaitu menyediakan basis data, menyebarkan informasi pembinaan dan pengembangan JFP serta menjadi wahana komunikasi antara instansi Pembina JFP. Adapun Ina Kurniawati menyampaikan materi Peranan Situs Web dan Aplikasi E-JFP sebagai Database dan Media Aktualisasi Diri bagi Pejabat Fungsional Penerjemah, yang menjelaskan konten database E-JFP dan ragam jenis media yang dapat dimanfaatkan PFP untuk mengembangkan potensi dirinya.

Sesi terakhir dari kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber Harli  Yudha H dan Yoga Prakoso N. yang mengupas tuntas tentang Sistem Informasi Web dan Aplikasi E-JFP serta praktek langsung pengisian dan updating data PFP melalui Web dan Aplikasi E-JFP.

Diklat ditutup dengan himbauan agar kiranya para PFP mengupdate data-data dirinya secara rutin/perodik atau secara proaktif menginformasikan setiap perubahan terkait data PFP agar database EJFP akurat dan up to date. Kami juga berharap agar para  PFP dapat memanfaatkan web dan aplikasi EJFP untuk kemajuan JFP dan pengembangan karier PFP di seluruh Indonesia dalam melaksanakan tugas penerjemahan di instansi masing-masing. 

--oOoo--







Goverment Public Relations (GPR)