11 Juni 2021

Sebagai langkah antisipatif atas proses penilaian kinerja dan penetapan angka kredit Penerjemah yang menjadi tugas Instansi Pembina Jabatan Fungsional Penerjemah (JFP), Pusat Pembinaan Penerjemah, Sekretariat Kabinet, menyelenggarakan Workshop Penilaian Kinerja Jabatan Fungsional Penerjemah secara daring. Workshop ini merupakan pelatihan pengunggahan dokumen usul penilaian kinerja penerjemah ke dalam sistem informasi web dan aplikasi E-JFP.

Kegiatan workshop wajib diikuti oleh 49 orang Pejabat Fungsional Penerjemah (PFP) yang sudah memenuhi syarat untuk mengajukan usulan penilaian kinerja. Namun demikian, kegiatan ini juga dapat diikuti oleh PFP lainnya yang ingin mengetahui proses unggah dokumen dalam penilaian kinerja.

Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah (Kapusbinter), Sri Wahyu Utami, dalam sambutan pembukaannya mengatakan bahwa Workshop Penilaian Kinerja JFP bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai mekanisme penyampaian usul penilaian kinerja melalui situs web E-JFP, sehingga setiap kendala yang muncul dalam penyampaian usul penilaian dan bukti fisik hasil kegiatan penerjemahan dapat segera diatasi.

Penyampaian dokumen yang dilakukan secara lengkap dan tepat waktu akan membantu memperlancar kerja Tim Penilai dan Sekretariat Tim Penilai dalam melaksanakan verifikasi berkas penilaian, penyusunan Penetapan Angka Kredit (PAK), dan penyusunan rekomendasi kenaikan jabatan/pangkat penerjemah', kata Sri.

Selain itu, Sri juga mengundang penerjemah untuk peduli pada situs web, aplikasi, dan akun EJFP masing-masing dengan pembaruan data dan pengunggahan dokumen secara berkala. Sri menyampaikan bahwa EJFP menjadi big data Sekretariat Kabinet dalam memantau dan  meramu kegiatan-kegiatan yang melayani kebutuhan peningkatan kompetensi dan pengembangan karier PFP.

Selanjutnya, Harli Yudha Pratama dalam paparannya menyampaikan tentang tata cara/tahapan unggah dokumen usul penilaian kinerja melalui sistem informasi web dan aplikasi E-JFP. Pada sesi ini, penerjemah diberikan kesempatan untuk mencoba langsung mengunggah dokumen ke dalam sistem informasi web dan aplikasi E-JFP dan langsung diverifikasi oleh Tim Penilai.

Dalam penutupan workshop, Kepala Bidang Evaluasi dan Kompetensi, Nurmeilawati, mewakili Kapusbinter menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para PFP dalam kegiatan Workshop Penilaian Kinerja JFP. Dari kegiatan workshop ini, Nurmeilawati berharap agar para penerjemah dapat segera menyampaikan serta mengunggah dokumen usul dan bukti fisik  penilaian kinerja selambat-lambatnya pada tanggal 29 Juni 2021.(FNH)







Goverment Public Relations (GPR)