06 Juli 2020

Sekretariat Kabinet juga akan terus menyelenggarakan kegiatan monitoring dan evaluasi terkait implementasi Jabatan Fungsional Penerjemah di berbagai instansi pemerintah pusat dan daerah guna mengidentifikasi tantangan atau permasalahan, sehingga dapat mencari peluang dan solusi guna mendorong pengembangan Jabatan Fungsional Penerjemah di seluruh Indonesia.

Penyelenggaraan Monitoring dan Evaluasi: 

  1. Bangka Belitung, 4 Februari 2016;
  2. Bengkulu, 11 Februari 2016;
  3. Makassar, 2 Juni 2016;
  4. Semarang, 19 Juli 2016;
  5. Surabaya, 21 Februari 2017;
  6. Ambon, 28 September 2017;
  7. Ambon, 11 September 2018;
  8. Aceh, 15 November 2018;
  9. Batam, Kepulauan Riau, 29 November 2018.







Goverment Public Relations (GPR)