BERLATIH TERUS, TEKUN DAN TIDAK BERPUAS DIRI SEBAGAI KUNCI KEBERHASILAN BAGI SETIAP PENERJEMAH

BERLATIH TERUS, TEKUN DAN TIDAK BERPUAS DIRI SEBAGAI KUNCI KEBERHASILAN BAGI SETIAP PENERJEMAH

Kapusbinter Dalam Memberikan Sambutan Penutup Kegiatan Diklat Teknis Penerjemahan Lisan Angkatan V Tahun 2023 Secara Daring (rabu, 17052023).

  • Kamis, 18 Mei 2023 pukul 15.56
  • Pusbinter
  • Dilihat 391 kali

Diklat Teknis Penerjemahan Lisan Angkatan V Tahun 2023 selama seminggu ini berjalan dengan baik dan lancar. Antusiasme peserta dalam mengikuti diklat teknis ini sangat tinggi, penuh semangat dan rasa keingintahuan yang besar terhadap penerjemahan lisan. Materi dari narasumber yang telah disampaikan dapat menjadi bekal yang sangat berguna sebagai persiapan untuk penugasan yang kelak diberikan oleh Pimpinan.

Dalam sambutan penutup, Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah, Ibu Sri Wahyu Utami sampaikan salah satu upaya Sekretariat Kabinet dalam memberikan bekal kepada PFP adalah dengan memfasilitasi peningkatan kualitas bagi para penerjemah melalui diklat teknis ini dengan penyampaian pengetahuan dan pengalaman dari pakar, baik akademisi dan praktisi di bidang penerjemahan, sekaligus sebagai pemantik dalam menggali lebih dalam serta dapat memberikan insight baru, terutama di bidang penerjemahan lisan.

Untuk hasil optimal, teruslah berlatih semua teori yang disampaikan para pengajar dalam berbagai bahasa, apalagi sekarang sudah era modern, dapat belajar darimanapun baik YT, film atau lainnya. Kuncinya adalah tekun dan tidak cepat puas diri, tegas Ibu Sri.

Lebih lanjut, Kapusbinter sampaikan apresiasi kepada para pengajar diklat teknis penerjemah lisan yaitu, Bapak Danny Susanto dan Ibu Indiah Marsaban.

Dalam penutupan kegiatan diklat teknis ini, terpilih 3 (tiga) peserta terbaik antara lain: Arrienda Rizky Dwi Widyawati (PFP Ahli Pertama Lemhanas), Dewi Indra Bulqis (PFP PemKab Bima), dan Amanda Puspita Sari (PFP Kementerian PPPA). Ketiga peserta terbaik dinilai berdasarkan keaktifan, ketepatan memahami pesan, ketepatan memproduksi ulang pesan, kemahiran bahasa dan disiplin (IND/HSR).

Kritik & Saran

Aplikasi Mobile e-JFP

Sistem aplikasi jabatan fungsional penerjemah (e-JFP) dari Sekretariat Kabinet selaku pembina jabatan fungsional penerjemah.

Download Sekarang !