Sekretariat Kabinet Laksanakan Benchmark Pembentukan dan Penjaminan Mutu Penerjemah ke Simul International

Sekretariat Kabinet Laksanakan Benchmark Pembentukan dan Penjaminan Mutu Penerjemah ke Simul International

Pusat Pembinaan Penerjemah Melaksanakan Patok Banding (benchmark) Ke simul International Di Tokyo, Jepang Dipimpin Oleh Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah Ibu Sri Wahyu Utami Pada Senin 8/05/2023 (foto Doc Pusbinter)

  • Selasa, 9 Mei 2023 pukul 14.33
  • Pusbinter
  • Dilihat 193 kali

Dalam upaya untuk melaksanakan penjaminan mutu Pejabat Fungsional Penerjemah, Sekretariat Kabinet melaksanakan patok banding (benchmark) ke Simul International di Tokyo, Jepang dipimpin oleh Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah Ibu Sri Wahyu Utami pada hari Senin tanggal 8 Mei 2023.

Dalam kunjungan di Simul International tersebut, delegasi Sekretariat Kabinet diterima oleh Komiko Yoshino Presiden Simul Internasional, Ibu Tomomi Nakajima General Manager HR Departmen Simul International, Yayoi Kamo Asisten Manager HR Simul Academy beserta jajaran.

Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa maksud dan tujuan ke Simul International dalam rangka memperoleh informasi bagaimana membentuk penerjemah yang andal dan profesional untuk melayani kebutuhan penerjemahan berbagai bahasa asing serta bagaimana proses rekrutmen dan peningkatan kapasitas penerjemah berbagai bahasa yang efektif yang selama ini diterapkan di Simul International.

Selain itu, kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memperoleh gambaran, data, bahan, dan hal-hal yang diperlukan dalam rangka untuk menyiapkan penjaminan mutu bagi Penerjemah melalui sertifikasi kepakaran atau mekanisme lain yang diterapkan oleh Simul International untuk memberikan jaminan kepakaran penerjemah kepada para penerima layanan penerjemahan.

Lebih lanjut, Kapusbinter juga bermaksud menjajaki kemungkinan kerja sama pelatihan atau magang bagi penerjemah pemerintah yang berbahasa Jepang di Simul Academy.

Pada kesempatan terakhir, Kapusbinter berharap Simul International akan dapat menjadi mitra kerja Pusbinter untuk mewujudkan berbagai program pembinaan Penerjemah.

Selanjunya Ibu Komiko Yoshino Presiden Simul Internasional menyampaikan sangat terhormat atas kunjungan instansi yang menangani penerjemah dan berkenan berkunjung ke Simul Internasional. 

Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan sejarah Simul International sebagai institusi yang menyediakan penerjemah bagi kebutuhan hubungan diplomatik, bisnis, dan ekonomi. Diawali dengan permintaan penerjemahan pada kegiatan Olimpiade Tokyo 1964 dilanjut di tahun 1969 pada pendaratan Apolo di Bulan, dan pada KTT G-20 di Bali juga Simul International menyediakan penerjemah untuk bahasa Jepang.

Market penerjemah lisan di Jepang sangat tinggi hampir 20 milyar yen dan hampir 50% lebih adalah penerjemah bahasa Jepang ke Inggris dan sebaliknya. Sementara untuk penerjemahan tulis marketnya hampir 200 milyar yen dan 90% penerjemah bahasa Jepang ke Inggris dan sebaliknya. Disampaikan pula bahwa penerjemah tulis saat ini sudah banyak menggunakan mesin/Artificial Inteligent mengingat akurasi AI tersebut yang semakin meningkat.

Pada 1980 berdiri Simul Academy sebagai divisi yang memberikan pelatihan bagi pengembangan kapasitas para penerjemah yang ingin memperoleh sertifikasi Simul International, yang hingga saat ini telah terdaftar penerjemah lisan sejumlah 20000 orang dan penerjemah tulis 1500 orang.

Dalam kunjungan kerja ke Simul International di Tokyo Jepang tersebut Ibu Sri Wahyu Utami didampingi oleh Kepala Bidang Evaluasi dan Kompetensi Pusbinter Ibu Nurmeilawati, Sdr. Enggartias, Sdr. Harli Yuda, dan Sdr. Trijaka serta Dosen Penerjemahan Universitas Indonesia Ibu Haru Deliana Dewi. (NUR/TAR/HSR)

Kritik & Saran

Aplikasi Mobile e-JFP

Sistem aplikasi jabatan fungsional penerjemah (e-JFP) dari Sekretariat Kabinet selaku pembina jabatan fungsional penerjemah.

Download Sekarang !